Bedanya Anas dan LHI | Sebuah Catatan Hukum
Politik Adu Domba
Politik adu domba telah terkenal di
Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda.
Bangsa penjajah saat itu menamakannya
sebagai devide et impera. Ini adalah sebuah
strategi yang digunakan oleh pemerintah
penjajahan Belanda untuk kepentingan
politik, militer dan ekonomi. Politik adu
domba digunakan untuk mempertahankan
kekuasaan dan pengaruh penjajahan
Belanda di Indonesia.
Secara prinsip, praktik politik adu domba
adalah memecah belah dengan saling
membenturkan (mengadu domba) kelompok
besar yang dianggap memiliki pengaruh dan
kekuatan. Tujuannya adalah agar kekuatan
tersebut terpecah-belah menjadi kelompok-
kelompok kecil yang tak berdaya. Dengan
demikian kelompok-kelompok kecil tersebut
dengan mudah dilumpuhkan dan dikuasai.
Unsur-unsur yang digunakan dalam praktik
politik jenis ini adalah;
1. menciptakan atau mendorong
perpecahan dalam masyarakat untuk
mencegah terbentuknya sebuah aliansi
yang memiliki kekuatan besar dan
berpengaruh,
2. memunculkan banyak tokoh baru
(tokoh boneka?) yang saling bersaing
dan saling melemahkan,
3. mendorong ketidak percayaan dan
permusuhan antar masyarakat,
4. mendorong konsumerisme yang pada
akhirnya memicu timbulnya KKN
(korupsi, kolusi dan nepotisme).
Di negara asalnya Belanda, politik devide et
impera sudah lama tak digunakan lagi.
Belanda saat ini saat menjunjung tinggi hak
asasi manusia (HAM). Namun justru di
Indonesia politik itu nampaknya masih
membekas dalam dan masih saja
digunakan. Apalagi setelah era reformasi
yang oleh banyak pihak dinilai salah
kaprah. Legislatif seperti berlawanan
dengan eksekutif, partai A saling
melemahkan partai B, begitu sebaliknya
dan seterusnya. Padahal justru seharusnya
saling bekerjasama dan saling memperkuat
dan melengkapi.
Siapa saja bisa dijadikan domba aduan, dari
warga masyarakat biasa sampai warga kelas
atas bisa jadi objek sasaran. Sesama
pedagang bisa dipicu perpecahan, gara-gara
masalah kecil bisa berkembang menjadi
konflik yang besar. Perbedaan agama, suku
dan sebagainya bisa memunculkan percikan
api konflik yang bila diberi bensin segera
berkobar menjadi konflik besar. Kita sudah
banyak melihat buktinya terjadi sehari-hari.
Media massa seperti bertepuk tangan dan
seolah-olah ikut memberi semangat melihat
kejadian ini. Inikah yang dimaksud dengan
reformasi dan demokrasi?
Dalam politik adu domba, konflik sengaja
diciptakan. Perpecahan tersebut
dimaksudkan untuk mencegah terwujudnya
aliansi yang bisa menentang penjajah
(imperialisme), entah itu kekuasaan di
pemerintahan, di partai, kelompok di
masyarakat, dan sebagainya. Pihak-pihak
atau orang-orang yang bersedia bekerja
sama dengan kekuasaan, dibantu atau
dipromosikan, mereka yang tidak bersedia
bekerjasama, segera disingkirkan.
Ketidak percayaan terhadap pimpinan atau
suatu kelompok sengaja diciptakan agar
pemimpin atau kelompok tersebut tidak
tumbuh besar dan solid. Adakalanya tidak
hanya ketidak percayaan, bahkan
permusuhan pun sengaja disemai. Teknik
yang digunakan adalah agitasi, propaganda,
desas-desus, bahkan fitnah. Praktik seperti
itu tumbuh subur saat ini.
Di zaman penjajahan Belanda, mereka
menggandeng beberapa pribumi untuk
menjadi karyawan mereka, diberi kehidupan
yang layak, tapi sadar atau tidak, mereka
dikondisikan untuk mengkhianati bangsanya
sendiri. Raja di satu kerajaan diadu domba
dengan raja lain yang pada akhirnya
menimbulkan peperangan dan perpecahan.
Alhasil saat itu tidak muncul sebuah
kerajaan yang besar dan kuat.
Di tengah masyarakat kita dewasa ini, di
tengah era informasi yang sangat liberal,
praktik adu domba itu menjadi tontonan
sehari-hari. Kita secara vulgar disuguhi
berita-berita tentang perseteruan antar
kelompok untuk memperebutkan
kekuasaan, saling tuding, saling caci-maki,
saling sikut dengan intrik-intrik politik yang
sangat kasar dan kejam. Penggiringan isu,
disadari atau tidak, dilakukan sedemikian
rupa untuk saling menghancurkan.
Di era merdeka dan modern seperti saat
ini, tentu kita tidak ingin dijadikan domba
aduan oleh siapapun dan pihak manapun.
Imperalisme maupun neo imperalisme,
tidak boleh lagi menjadi raja di negeri yang
kita cintai ini, apalagi di Sumatera Barat
negeri asal penggagas berdirinya Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Password untuk mengatasi masalah ini
sama dengan yang kita gunakan saat
mengusir penjajah Belanda dulu, yaitu
persatuan dan kesatuan. Mari bersatu
menghimpun kekuatan bersama, jangan
mau dinina-bobokan dan lalu diadu domba.
Indonesia adalah negara besar dan memiliki
potensi yang besar. Dengan kesatuan.
Sumber:www.hasanalbanna.com/politik-adu-domba/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+hasanalbanna+%28hasanalbanna.com%29
Empat Syarat dalam Menegakkan Islam (Iqamatud Din)
Islam tidak mungkin tegak tanpa dakwah dan perjuangan. Sedang
dakwah dan perjuangan tidak bisa menghasilkan keberkahan dan
hasil yang gemilang kecuali memiliki empat syarat. Keempat syarat
tersebut disebutkan Allah Ta’ala dalam firman-Nya: “Maka tetaplah
kamu pada jalan benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan
(juga) orang yang telah taubat bersama kamu dan janganlah kamu
melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu
kerjakan. Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang
zhalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali
kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah,
kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS. Huud: 111-112)
Keempat syarat tersebut adalah:
Pertama, Al Minhaj
Al Minhaj yaitu prinsip-prinsip (mabaadi`) dan ajaran-ajaran
(ta’aaliim) yang harus dipegang dan dijalankan secara konsekuen.
Jadi, minhaj adalah agama dan syariat Allah Ta’ala. Allah Jalla
Jalaaluhu memerintahkan Nabi Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam dan para
Shahabat Radhiyallaahu ‘Anhum untuk iltizaam (komitmen) pada
syariah secara benar sebagaimana yang diperintahkan.
Umar Bin Al Khaththab Radhiyallaahu ‘Anhu berkata, “Hendaknya
kamu istiqamah atas perintah dan larangan. Dan janganlah kamu
menjalankan tipudaya padanya sebagaimana tipudaya musang.”
Kesimpulan tersebut diambil dari firman Allah Ta’ala: “Maka tetaplah
kamu pada jalan benar, sebagaimana diperintahkan.”
Kedua, Al Imam
Al Imam, yaitu pemimpin para duat dan orang-orang yang berjuang
untuk menegakkan agama Allah. Imam atau qiyadah haruslah orang
yang faqih tentang agama dan syariat Allah Ta’ala serta istiqamah di
atasnya. Kalau imam atau qiyadah jahil tentang agama dan syariat
Allah maka sudah pasti dia akan memperdayakan Allah dan rasul-Nya.
Dia akan melakukan talfiiq dan takhriij yang bathil. Sehingga yang
bathil tampak haq; yang bid’ah terkesan sunnah; dan yang inhiraaf
dipandang istiqamah. Salah satu persoalan besar gerakan dakwah hari
ini adalah munculnya imam atau qiyadah yang jauh dari petunjuk
Allah dan rasul-Nya serta tidak istiqamah menjalankan perintah dan
larangan.
Kesimpulan ini juga diambil dari firman Allah Ta’ala: “Maka tetaplah
kamu pada jalan benar, sebagaimana diperintahkan.”
Ketiga, Al Jama’ah
Al Jama’ah yaitu sekelompok kaum Mukminin yang dipersatukan
dalam dakwah, cita-cita menegakkan agama, menegakkan tauhid, dan
mengimplementasikan syariat terutama perintah shalat dan zakat.
Kesimpulan ini diambil dari firman Allah Ta’ala: “…dan (juga) orang
yang telah taubat bersama kamu.” Dalam ayat tersebut jelas bahwa
jamaah harus berisikan “orang yang telah taubat”. Dengan kata lain
mereka bukan sembarang orang; bukan orang jalanan; bukan oang
fajir, fasik, dan zhalim; bukan penipu-penipu yang menjual agama
demi mendapatkan kenikmatan dunia; dan pelaku-pelaku khurafat
dan syirik.
Keempat, Ath Thariiqah Ash Shahihah (Jalan yang Benar)
Ath Thariiqah Ash Shahihah yaitu melaksanakan agama dan syariat
secara benar dan tepat tanpa “jangan kamu melampaui batas” dan
“jangan kamu cenderung kepada orang-orang yang zhalim”.
Demikian itu untuk menjamin keistiqamahan diatas perintah Allah
Ta’ala dalam dakwah dan tathbiiq (implementasi). Jadi, jalan
pertengahan dan moderat yang tidak ada ghuluw (berlebihan) dan
tarakh-khus (mengampangkan) serta ifraath (ekstim) dan tafriith
(ceroboh) adalah jalan Islam yang sebenarnya.
Al-Qur`an telah mengungkapkannya dengan beberapa uslub
sebagaimana pada Al-Baqarah 142 dan Al-Furqaan 68. Dan apabila
surat Huud merupakan surat Makkiyyah yang mana diturunkan dalam
fase ta`siis (pembentukan) jamaah kaum Mukminin dan masa ta`shiil
pokok-pokok iman dan pilar-pilar syariah, Allah Ta’ala memerintahkan
kaum Mukminin untuk iltizaam dan istiqamah serta melarang
“perbuatan melampaui batas” dan “cenderung kepada kaum Musyrikin
dan pelaku maksiat”, sedang dalam masa memiliki negara dan
kekuasaan Allah Ta’ala juga tidak mengizinkan meninggalkan semua
itu, maka menjadi jelas bahwa ketetapan-ketetapan tersebut wajib
dijanlankan dan tidak boleh ditawar-tawar sampai hari kiamat kelak.
Dan melakukan “tipu muslihat rubah” adalah pagkal dari
penyimpangan, kesesatan, dan hilangnya pertoloangan Allah Jalla
Jalaaluhu.
Syaikh Mutawalli Asy Sya’rawiy dalam tafsirnya mengatakan:
“Kehancuran dunia adalah disebabkan cenderung kepada orang-orang
yang zhalim. Karena cenderung kepada mereka berarti semakin
mendorong mereka bertahan dalam kezhaliman dan melipatgandakan
kezhalimannya.”
Sumber: www.hasanalbanna.com/empat-syarat-dalam-menegakkan-islam-iqamatud-din/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+hasanalbanna+%28hasanalbanna.com%29
Kulwit @ridlwanjogja Bongkar Master Kredit Fiktif Narasumber Tempo
Kulwit @ridlwanjogja tentang Yudi Setiawan, master kredit fiktif yang menjadi narasumber utama artikel Tempo untuk Aher, menggemparkan jagad twitterland, Selasa (26/2). Berbagai tanggapan untuk kulwit penyeimbang majalah Tempo inipun bermunculan. Diantaranya dari Fadjroel Rahman dan Burhanuddin Muhtadi. Keduanya menilai diskusi antara @ridlwanjogja vs @arifz_tempo merupakan diskusi yang sangat sehat, membantu pendewasaan dan saling koreksi.
Berikut ini kulwit lengkap @ridlwanjogja dalam hastag #fiktif :
1. Udah baca Tempo yang soal Aher ? Pemenang quickcount pilgub Jabar itu “dicitrakan” sudah membobol Bank Jabar. #fiktif
2. Bagi yang belum , bs baca kultwit mas @arifz_tempo di link ini soal kredit #fiktif >>> http://chirpstory.com/li/56441
3. Hal 40-42 Tempo artikel berjudul Transfer Rahasia Buat Ustad dengan foto AF, LHI dan Yudi Setiawan sbg narasumber utama.
4. Foto itu sudah tayang di web tempo saat kasus Sapi. Tapi wajah Yudi masih “disimpan”. link http://www.tempo.co/read/news/2013/02/04/063459009/Foto-Luthfi-Ahmad-Fathanah-Sedang-Rapat-Beredar
5. Apakah foto itu hasil cctv? saya kurang yakin, kurang tinggi, tampaknya memang sengaja dipotret diam-diam.
6. Sebenarnya siapa sih Yudi Setiawan itu? Selain tersangka kasus BJB rupanya dia juga tersangka di kasus2 lain.
7. Selain kasus korupsi pengadaan alat peraga di Kalsel dia juga tersangka pembobol Bank Jatim di Surabaya.
8. Warga Klampis Surabaya itu, menurut penyidikan Polda Jatim, memang spesialis pembobol kredit.
9. Yudi buat 25 CV fiktif dan 6 diantaranya digunakan utk ajukan kredit modal kerja ke Bank Jatim Cab HR Muhammad Srby
10. “Direktur” CV-CV tersebut tidak lain adalah para karyawan Yudi di PT CIP, mulai staf biasa hingga sopir.
11. Pengajuan kredit pada Desember 2010 hingga Maret 2011. Kasus sudah disidik Polda Jatim, status Yudi tersangka.
12. Total terdapat 21 pengajuan yang dilakukan enam CV #fiktif milik Yudi itu.
13. Hal itu dilakukan karena limit pengajuan kredit yang bisa disetujui oleh cabang hanya Rp 2 miliar.
14. Total dana kredit yang dicairkan Bank Jatim Cabang HR Muhammad untuk CV palsu Yudi adalah Rp 50,4 miliar.
15. Setelah kredit cair ke rekening masing-masing debitur, selanjutnya uang tersebut ditransfer ke rekening Yudi.
16. Bagaimana cara Yudi mendapat persetujuan kredit? Ketua penyidiknya AKBP Indarto menjelaskan begini...
17. Yudi memalsukan dokumen dari empat Pem kabupaten, yakni Lamongan, Mojokerto, Situbondo, dan Pamekasan.
18. Yudi dan timnya ahli buat akta palsu, surat palsu, nota palsu, dan kuitansi palsu. Seakan2 mendapat bnyk proyek.
19. Mereka juga memalsukan stempel yang diperlukan untuk pengajuan kredit. Yudi punya ratusan stempel palsu. Ratusan bro.
20. Saat gelar perkara di Polda Jatim, ratusan stempel itu dibeber. “Stempel” tandatangan Gub Jatim pun Yudi punya.
21. Kasus ini dirunning terus semua media (cetak,tv dan online) di Surabaya mulai Oktober 2012. Polda terbuka.
22. Ketua Penyidiknya pak Indarto dulu Kasubdit Fiskal Moneter dan Devisa Polda Jatim sekarang Kapolres Blitar.
23. Semalam sdh kontak dan : ”Semua yg diucapkan Yudi susah dipercaya. Ojok gampang percoyo arek iku”
24. “Yudi iku ahli awu-awu “ Awu-awu bahasa Suroboyoan artinya abal-abal alias palsu. Saat diperiksa pun dia sesumbar.
25. Kata Indarto, sblm ketangkep, Yudi jadi buron sejumlah Polda. Yudi memiliki stempel #fiktif seluruh Pem Daerah di Indonesia.
26. Saat ditangkap tim Polda Kalsel di JKT polisi menyita pula sepucuk senpi Yudi yang masa izinnya habis dan 0,2 gram sabu.
27. Di Klampis Regency srby, Yudi misterius. Seperti AF, hidupnya gelap, tak kenal tetangga. Agen nih ? Satu kantor ? #eaa
28. Oh ya, penyidik Polda Jatim sudah menyita sepuluh mobil Yudi. Sekarang masih di Polda Jatim.
29. Lima di antara mobil Yudi itu mewah : Mercedes Benz tipe SL (dua unit), type CLS, Toyota FJ Cruiser, dan Lexus.
30. Mobil2 Yudi itu disita dari Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Lombok. Selain mobil, uang tunai Rp 5 Miliar juga disita.
31. Ini dokumen pemuatan berita penyitaan harta Yudi di Jawa Pos 9 -12- 2012.
32. Apa Gubernur Jatim lantas tersangkut Yudi? Tidak. Kesalahan ada di pimcab Bank Jatim cabang HR Muhammad.
33. Mantan Kepala Bank Jatim Cabang HR Muhammad yg setujui kredit #fiktif Yudi sudah ditahan bersama stafnya.
34. Saat diperiksa, mereka mengaku kejar prestasi penyaluran kredit. Proposal Yudi diterima.
35. Mrk ingin dianggap sukses menyalurkan kredit supaya dapat poin dimata pimpinan. Padahal CV Yudi #fiktif.
36. Yudi juga menyuap kepala cabang Bank Jatim Jalan HR Muhammad itu sebesar Rp 20 juta saja.
37. Nah, di berita Tempo, Yudi dikesankan sebagai korban: “Ada yang ingin saya masuk penjara” (halaman 41).
38. Seolah2 Yudi ini orang bersih, difitnah dan ditahan tiba-tiba saja oleh Polda Kalsel.
39. Padahal, simple, gugle saja “Yudi Setiawan Bank Jatim “ keluar semua berita dugaan kejahatan Yudi sebelumnya. Coba deh.
40. Ini sudah saya guglekan, silahkan pilih baca yg mana https://www.google.com/search?q=Yudi+Setiawan+Bank+jatim&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a
41. Tapi Kenapa Tempo tdk menuliskan fakta rekam jejak hitam Yudi di Bank JatimSurabaya, dll ini ? Hehe..karena oh karena..
42. Saya tanya rekan peliput kasus Yudi di Polda Jatim, teman Tempo juga meliput kok soal Yudi di Bank Jatim.
43. Sbg muslim, yuk kita Husnudzon saja, mungkin karena halaman Tempo yang terbatas, jd fakta siapa Yudi kurang lengkap.
44. Oh ya..ini penting..ada berita saat Yudi ditangkap sdg bareng Asisten Staf Khusus ehm ehm . http://batam.tribunnews.com/2012/10/15/asisten-staf-presiden-di-kamar-buron-korupsi
45. Dlm keterangn Kabidhumas Polda Metro, Yudi adalah “teman lama” Wisnu yang ditulis sbg : Asisten Staf Khusus Presiden !
46. Skrg terserah Anda, percaya Yudi tersangka kasus korupsi, pemalsuan dll di Kalsel dan Jatim dsb ? atau kang Aher nih ?
47. Kalau saya sih percaya Kang Aher yg hafidz saja . Anda silahkan lho ya, mau percaya Yudi si master kredit #fiktif monggo, bebas.
48. Demikian ttg Yudi Setiawan master kredit #fiktif, narasumber utama artikel Tempo utk Aher. Selebihnya mari kita istighfar.. []
SUMBER: http://www.bersamadakwah.com/2013/02/kulwit-ridlwanjogja-bongkar-master.html
Sssts...Ada Operasi Intelijen Bersandi SS untuk Hancurkan Parpol
JAKARTA- Menjelang pemilihan umum
(Pemilu) 2014, kondisi politik di Indonesia
mulai memanas. Sejumlah partai politik
terus berupaya membangun citra, demi
mendongkrak elektabilitas partai.
Tapi, tak hanya berupaya memoles citra,
sejumlah partai politik juga menyerang
partai politik lain, untuk menjatuhkan
citra. Hal itu, terlihat dari banyaknya kader
partai politik besar yang terseret kasus
korupsi.
Menurut Wakil Bendahara Umum
(Wabendum) Golkar, Bambang Soesatyo,
ada selentingan rumor yang menyatakan,
saat ini ada operasi intelijen bersandi SS
yang tengah dijalankan kelompok tertentu.
Operasi itu dilakukan dengan cara
menghembuskan kasus korupsi yang
melibatkan kader partai politik. Tujuannya
agar elektabilitas lawan politiknya
menurun.
"Operasi sandi SS ini dijalankan kepada
lawan politiknya untuk menyamakan skor
keterpurukan (partai yang sedang
terpuruk)," kata pria yang akrab disapa
Bamsoet itu, usai diskusi 'Distrust Rakyat
Pada Partai Politik: Proyeksi Pemilu 2014'
di Center for Dialogue and Cooperation
among Civilizations (CDCC), Jakarta, Rabu
(20/2/2013).
Bamsoet menjelaskan, operasi SS ini
sendiri sudah terbukti ketika Partai
Demokrat dihantam kasus korupsi dan
membuat elektabilitas diberbagai lembaga
survei menurun. Terakhir, kata dia, kasus
suap impor daging sapi yang melibatkan
mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.
Kasus itupun secara tidak langsung
mengancam elektabilitas PKS.
"Banyaknya partai yang tersandung kasus
itu akan semakin mencoret citra partai di
mata masyarakat dan secara tidak
langsung akan berimbas pada partisipasi
masyarakat dalam Pemilu," jelasnya.
Selain itu, kata Bambang, kasus korupsi
juga digunakan sejumlah politisi sebagai
alat untuk menghancurkan lawan politiknya
dengan membentuk stigma buruk. "Stigma
jelek terlibat dalam korupsi sama seperti
stigma 'kontrarevolusi di masa demokrasi
terpimpin dan stigma 'terlibat PKI' di masa
orde baru," tambahnya.
Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan
memang kasus yang menjerat politikus
tidak bisa digeneralisasi langsung kepada
parpol secara kelembagaan. Tapi, opini
publik berkata yang sebaliknya. Satu orang
korupsi maka satu partai merasakan
akibatnya.
(ugo)
Sumber:m.okezone.com/read/2013/02/20/339/764978
Media، bela mati-matian artis terlibat narkoba، nistakan terduga
Betapa gencarnya pemberitaan media beberapa minggu terakhir oleh tersangka kasus korupsi oleh import daging sapi، juga oleh berita tertangkapnya sekelompok artis yang sedang ramai-ramai menggunakan narkoba.
Akan tetapi ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati sikap media massa terhadap dua insiden tersebut.
Tentara Israel Posting Foto Bocah Palestina yang Dijadikan Sasaran Tembak
Tel Aviv, - Seorang tentara Israel memicu
kemarahan setelah memposting gambar
yang menunjukkan kepala seorang anak
laki-laki Palestina tengah berada dalam titik
bidik sebuah senapan. Foto tersebut
diposting di halaman Instagram pribadi
milik penembak jitu (sniper) Israel bernama
Mor Ostrovski.
Namun kemudian gambar tersebut telah
dihapus dan akunnya ditutup. Militer Israel
pun berjanji akan menyelidiki insiden ini.
Ostrovski bertugas di unit sniper dan foto
tersebut memperlihatkan tampak belakang
seorang anak laki-laki yang sedang duduk
di tengah titik sasaran tembak. Para aktivis
menyebut foto tersebut "tak berperasaan
dan tak manusiawi".
"Itu menyiratkan gagasan bahwa anak-anak
Palestina menjadi target," demikian ditulis
situs Palestina berbahasa Inggris, The
Electronic Intifada seperti dilansir Daily
Mail, Selasa (19/2/2013).
Tak ada bukti ataupun keterangan mengenai
apakah anak tersebut ditembak. Juga tidak
jelas apakah gambar tersebut asli.
Situs The Electronic Intifada juga memuat
foto-foto lain dari akun Instagram Ostrovski
yang memperlihatkan pemuda berumur 20
tahun itu tengah berpose dengan
bermacam senjata.
Seorang juru bicara militer Israel
mengatakan: "Ini insiden parah yang tidak
sesuai dengan semangat dan nilai-nilai
militer Israel. Masalah ini telah menjadi
perhatian para komandan tentara, dan
akan diperiksa serta ditangani dengan
semestinya."
Kabarnya, Ostrovski telah mengatakan
kepada atasannya bahwa dirinya tidak
mengambil foto itu, tetapi menemukannya
di internet.
Sumber:m.detik.com/news/read/2013/02/19/155532/2174157/1148/tentara-israel-posting-foto-bocah-palestina-yang-dijadikan-sasaran-tembak
Subhanallah, ayat suci dalam kromosom manusia
(Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University . Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya.
Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.
Penemuanny tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: “…Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…”
Yang artinya; “Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”.
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa” yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama “Bismillahir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”; “bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan” . Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuanny a dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial
Subhanallah, Allahu Akbar !!
Sumber; http://www.arrahmah.com/news/2013/02/17/subhanallah-ayat-suci-dalam-kromosom-manusia.html#.USL2qlL5I-w
Hati-hati dengan Program MLM Haji!
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta
masyarakat waspada dan tidak tergiur
iming-iming multilevel marketing (MLM)
haji. Sampai sekarang MUI belum
mengeluarkan fatwa halal untuk praktik
usaha itu.
“Praktik MLM haji ini rentan penipuan
karena kuota haji terbatas dan mutlak
diatur oleh pemerintah. Tidak benar jika
muncul informasi MUI telah menghalalkan
MLM haji. Apakah itu MLM syariah haji atau
dengan nama lainnya, kami tidak pernah
mengeluarkan fatwa halal untuk praktik
itu,’’ kata Ketua Bidang Fatwa MUI Ma’ruf
Amin seperti yang dilansir
Hidayatullah.com.
Jika ternyata ada masyarakat yang tertipu
dengan praktik MLM haji itu, MUI tidak
bertanggung jawab, walaupun pemilik usaha
MLM haji itu dalam promosinya mengaku
telah mendapat restu MUI. ’’Masyarakat
harus hati-hati, berhaji saja secara normal
atau wajar,’’ tandasnya.
Sikap tegas MUI jika MLM haji ini haram
diharapkan ditindaklanjuti Kementeraian
Agama (Kemenag). Hingga sekarang,
Kemenag terus menggembar-gemborkan
melarang praktik MLM haji. Tetapi di
lapangan, masih banyak badan usaha yang
membujuk masyarakat untuk mengikuti
MLM haji.
Padahal, Kemenag memiliki satuan kerja
hingga tingkat kecamatan, yakni kantor
urusan agama (KUA). Jika KUA ini
menjalankan peran utamanya untuk
melindungi umat, praktik MLM haji bisa
dibendung di lapisan paling bawah.
Ma’ruf lantas mengatakan, fatwa halal yang
telah dikeluarkan MUI adalah untuk MLM
umrah. ’’Saya tegaskan ya, yang sudah
keluar fatwa halalnya itu MLM syariah untuk
umrah, bukan MLM haji,’’ katanya, dalam
JPNN, Minggu (17/2/2013).
Meskipun telah mengeluarkan fatwa halal
untuk MLM syariah umrah, Ma’ruf
mengatakan, pihaknya belum mengeluarkan
selembar rekomendasi kepada badan usaha
manapun. Dia menjelaskan, MUI perlu
memverifikasi penyelenggaran MLM syariah
umrah itu sebelum mengeluarkan
rekomendasi.
’’Syarat atau ketentuan MLM syariah untuk
umrah itu banyak sekali dan harus dipenuhi
semuanya,’’ kata dia. Ma’ruf menjelaskan,
pihaknya pernah mengeluarkan dua lembar
rekomendasi untuk dua badan usama MLM
syariah umrah, tetapi akhirnya rekomendasi
dicabut.
Pihak MUI menegaskan, pemberlakuan
untuk MLM haji dan umrah memang
berbeda. MLM haji hingga sekarang belum
keluar label halal, karena berurusan dengan
kuota. Di antara alasan tidak mengeluarkan
label halal untuk MLM haji adalah, kuota
haji sangat terbatas dan ditangani oleh
pemerintah, sehingga rentan terjadi praktik
penipuan, karena tidak ada jaminan bagi
peserta MLM haji untuk mendapatkan kursi
haji.
Sebaliknya, kuota untuk umrah tidak
terbatas dan tidak diatur oleh pemerintah,
sehingga peserta MLM umrah hampir bisa
dipastikan akan tetap berangkat dan kecil
sekali menjadi korban penipuan.
Sumber:news.fimadani.com/read/2013/02/17/hati-hati-dengan-program-mlm-haji/
Parpol di Temanggung Belum Dapat Rekomendasi Calon Bupati
TEMANGGUNG, suaramerdeka.com -
Kendati banyak nama telah santer menjadi
pembicaraan akan maju dalam pilkada
Temanggung 26 Mei mendatang, namun
hingga saat ini ternyata sejumlah partai
politik belum mendapat rekomendasi
tentang pasangan calon bupati dan wakil
bupati.
Berdasar informasi dari beberapa partai
politik, belum ada satu pun parpol yang
menyatakan telah memperoleh rekomendasi
dari induk parpol bersangkutan. Padahal
pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati
Temanggung dibuka mulai 19 Februari dan
akan berakhir hingga 25 Februari 2013.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), misalnya,
yang sejak awal mengusung anggota DPRD
Provinsi Jateng Fuad Hidayat sebagai calon
bupati, tapi sampai sekarang belum ada
keputusan pasti tentang pasangan calon
wakil bupati yang akan mendampingi Fuad.
Sekretaris DPC PKB Temanggung, M Amin,
mengatakan, sejauh ini partainya memang
belum menentukan calon wakil bupati,
meskipun sudah ada komunikasi internal,
maupun eksternal.
"Kami memang mengusung Fuad Hidayat
untuk maju sebagai calon bupati, tapi
sampai sekarang belum ada rekomendasi
pasangan calon. Kami juga sudah
melakukan komunikasi dengan Partai
Gerindra, tapi juga belum ada kesepakatan
kerja sama,"ujarnya, Jumat (15/2).
Hal senada diutarakan pula oleh Ketua Tim
Penjaringan calon bupati dan wakil bupati
PDI Perjuangan Temanggung, M Subchan
Bazari. Meski pendaftaran calon tinggal
menghitung hari, namun belum ada
rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.
Pihaknya berharap rekomendasi segera
turun, agar bisa segera mempersiapkan
segala sesuatu yang diperlukan.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PPP
Temanggung, Siamin menuturkan, dari hasil
konvensi partainya kini telah diusulkan dua
nama calon bupati kepada DPD PPP, yaitu
Budiarto dan Mujiono.
( Raditia Yoni Ariya / CN32 / JBSM )
Sumber: www.m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2013/02/16/145675/Parpol-di-Temanggung-Belum-Dapat-Rekomendasi-Calon-Bupati
DIPLOMASI SAPI
REPUBLIKA.CO.ID, oleh: Nasihin Masha
“Mau tidak mau ya harus kerja sama,” suara
SBY demikian tegas. Australia sudah
ketinggalan langkah dari Indonesia. Selama
ini, negeri itu menikmati dagang sapi ke
Indonesia. SBY mencatat, sekitar 43 persen
ekspor sapi mereka ke Indonesia. Jumlah
yang sangat besar. Namun, majalah The
Economist mencatat bahwa ekspor sapi
mereka ke Indonesia mencapai 80 persen.
Hampir dua kali lipat dari angka yang
dikemukakan SBY. Nilainya sekitar 318 juta
dolar AS.
Kendati hubungan Indonesia-Australia naik
turun, namun bisnis Australia di Indonesia
aman-aman saja. Sapi hanya salah satunya.
Lainnya mereka berdagang susu, sayuran,
buahbuahan, dan sebagainya. Padahal,
mereka sangat intimidatif. Misalnya, dalam
buku putihnya, mereka menyebut adanya
bahaya dari utara. Tentu maksudnya
Indonesia. Polah Australia dalam
menyelesaikan Timor Timur juga membuat
Indonesia dipermalukan. Media-media
Australia juga sangat stereo tip terhadap
Indonesia.
Namun, ekspor sapi mereka ke Indonesia
lancar-lancar saja. Dari 2005 ke 2009,
ekspor sapi mereka ke Indonesia naik enam
kali lipat. Pada 2009, Indonesia mengimpor
773 ribu ekor sapi. Secara total, Indonesia
membutuhkan sekitar 1,5 juta ekor sapi per
tahun. Ketergantungan yang tinggi terhadap
Australia ini menyadarkan Indonesia harus
berbenah. Kedaulatan dan kemandirian
pangan merupakan hal mutlak. Karena itu,
sejak 2009, Indonesia mencanangkan
swasembada sapi.
Impor daging beku dikurangi. Demikian pula
impor sapi hidup. Indonesia mulai
menerapkan kuota impor. Akibatnya, pada
2010, ekspor sapi Australia ke Indonesia
turun 30 persen. Jika rencana Indonesia
berjalan mulus maka peternak sapi Australia
akan hancur. “Mereka sangat marah,”
seperti ditulis The Economist. Namun,
Indonesia jalan terus. Pada 2011, menteri
pertanian Indonesia mematok kuota impor
sapi 500 ribu ekor saja. Australia makin
menjerit. Media media Australia bahkan
membuat liputan khusus tentang praktik
penyembelihan sapi di Indonesia yang
mereka sebut tak “ welfare animal”.
Seperti biasa: intimidatif. Mereka menuntut
penghentian ekspor sapi hidup. Tentu
maksudnya agar kita impor daging beku.
Nilai tambahnya bisa meningkat. Mulai Juni
2011, mereka sempat menghentikan ekspor
sapi utuh. Indonesia mengabaikan tekanan
dan penghentian sementara itu. Mereka
lupa bahwa konsumsi daging sapi di
Indonesia masih tergolong rendah. Masih
tujuh kilogram per kapita per tahun. Jauh
dibandingkan dengan negara-negara maju
yang sudah mencapai 20 kg per kapita per
tahun. Tanpa makan daging sapi pun tak
soal. Indonesia tetap jalan terus dengan
program swasembada sapi.
Tekanan itu bisa dilalui dengan mulus.
Akhirnya, mereka membuka lagi keran
ekspor sapi hidupnya. Tapi, Indonesia
sudah makin bergerak maju. Tahun ini,
Indonesia menggelontorkan Rp 450 miliar
untuk kemandirian sapi. Namun, SBY tetap
berbaik hati. Sekitar satu tahun setelah
tindakan Australia menghentikan ekspor
sapi hidupnya, SBY datang ke Darwin
bertemu Julia Gillard, perdana menteri
Australia, awal Juli ini. Ia menawarkan jalan
keluar: peternak Australia membuka
peternakan di Indonesia.
SBY mengingatkan bahwa konsumsi daging
sapi Indonesia perkapita akan terus
meningkat. Ini seiring naiknya kesejahteraan
dan bertambahnya kelas menengah. Tapi,
belum ada jawaban konkret. Itulah
mengapa SBY menyatakan harus mau
bekerja sama. Jika tidak mau, mereka makin
ketinggalan langkah. Apalagi, peternak Brasil
justru telah menyatakan minatnya, bahkan
sudah berkomitmen. Karena, sebelum ke
Australia, SBY sudah lebih dulu ke Brasil.
Negeri sepakbola itu juga dikenal sebagai
penghasil sapi.
Setelah dari Darwin, SBY langsung ke
Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara
Timur. Dia meninjau langsung peternakan
sapi di wilayah sabana tersebut. Ia bahkan
meminta difoto khusus dengan latar
belakang ribuan sapi. Program
pengembangan peternakan sapi berjalan
mulus. Menteri Pertanian Suswono
menyampaikan bahwa populasi sapi saat ini
sudah mencapai 800 ribu. Masih jauh
dibandingkan jumlah sapi di Australia yang
mencapai 23,3 juta ekor sapi potong.
Kendati ada kemajuan, Indonesia masih jauh dari mandiri. Apalagi, jika tingkat konsumsinya meningkat. Yang paling penting adalah pengembangan riset, kedokteran hewan, dan pembibitan. Hal ini
justru yang menjadi tulang punggung
ketahanan industri sapi. Ini yang harus segera mendapat porsi besar.
Sumber:m.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/12/07/13/m73fmm-diplomasi-sapi
Kronologis Pertemuan Luthfi dengan Pengusaha Daging di Medan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Isu
beredarnya daging sapi yang dioplos
dengan daging babi dan daging tikus
menjadi kunci terbongkarnya kasus suap
impor daging sapi, yang menjerat mantan
Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.
Zainudin Paru, kuasa hukum Luthfi
mengungkapkan kronologis pertemuan
antara kliennya dengan perusahaan importir
daging yang diperantarai Ahmad Fathanah.
Luthfi bersama Menteri Pertanian, Suswono
bertemu Direktur Utama PT Indoguna
Utama yang awalnya mengaku sebagai
mantan Ketua Umum Asosiasi Importir
Daging, Maria Elizabeth Liman. Dalam
pertemuan itu ada juga mantan Ketua
Umum Asosiasi Benih Indonesia
(Asbenindo), Elda Devianne Adiningrat.
Pertemuan itu digelar di Hotel Aryaduta
Medan pada 11 Januari 2013.
Zainudin menjelaskan pertemuan tersebut
dilatarbelakangi adanya isu peredaran
daging babi dan tikus serta harga daging
sapi yang mahal, bahkan disebut paling
mahal di dunia. Isu ini langsung direspon
pimpinan PKS melalui Ketua Majelis Syuro
PKS, Hilmi Aminuddin yang memanggil
semua pimpinan DPP, termasuk Mentan
Suswono yang juga merupakan kader PKS.
Dalam rapat tersebut, pimpinan PKS
meminta agar umat Islam tidak malah
disuguhi dengan isu beredarnya daging
haram dan mahalnya harga daging sapi.
Apalagi Mentan Suswono merupakan kader
dari partai Islam seperti PKS.
Saat itu, lanjutnya, Suswono mengatakan
kalau pemerintah sukses melakukan
swasembada daging. Dari data yang dimiliki
Kementan, persediaan daging di Indonesia
sudah sesuai dan sudah dicek ke lapangan.
"Pada saat yang sama, PKS sebagai partai
juga sering didatangi banyak orang dari
importir daging dan asosiasi daging," kata
kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq, Zainudin
Paru dalam obrolan kepada ROL , Kamis
(14/2).
Salah satu yang kerap menemui petinggi
PKS adalah Maria Elizabeth. Kebetulan awal
Januari 2013 lalu, Luthfi sedang safari
dakwah di 10 kabupaten di Sumatera Utara
dan Mentan Suswono juga ada acara di
Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
Awalnya Elizabeth menemui Luthfi dengan
mengaku sebagai mantan Ketua Umum
Asosiasi Importir Daging. Saat itu Elizabeth
berdalih langsung menemui Luthfi karena
pimpinan dari PKS yang merupakan asal
dari Mentan Suswono. Namun Luthfi
menolaknya dan meminta agar Elizabeth
langsung menemui Mentan Suswono.
Kemudian dengan perantara Ahmad
Fathanah (AF), terjadilah pertemuan antara
Luthfi, Suswono dengan Maria Elizabeth
Liman dan Elda Devianne Adiningrat di
Hotel Aryaduta Medan,
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar
15 menit itu, Elizabeth menyalahkan data
persediaan daging yang dimiliki Mentan
Suswono. Menurut Elizabeth, persediaan
daging kurang sehingga membuat harga
daging menjadi melambung.
Karenanya kuota daging impor harus
ditambah lagi untuk menjaga harga daging
di Indonesia. Namun, Suswono membantah
tudingan Elizabeth dan mempertahankan
data yang dimiliki Kementan.
Pasalnya data persediaan daging yang
sudah dinyatakan swasembada daging milik
Kementan sudah valid dan bahkan sudah
diuji akademisi dan lembaga-lembaga yang
'concern' terkait masalah ini. Mentan
Suswono pun menolak untuk menambah
kuota impor daging sapi.
"Mungkin ini berangkat dari adanya
swasembada daging yang diakui pemerintah
sebagai keberhasilan, tapi oleh para
importir mengatakan tidak sukses karena
peredaran di masyarakat daging mahal.
Mungkin di situ dia (Elizabeth) coba
menyalah-nyalahkan data Mentan, tapi kan
Suswono ada pendirian karena data ini
sesuai dengan kerja para pembuat
kebijakan di bawah kementerian," tutuar
Zainudin.
Red: Karta Raharja Ucu
Rep: Bilal Ramadhan
Sumber: www.republika.co.id
KPK Terjerat Janji Politik di Senayan
INILAH.COM, Jakarta - Bocornya surat perintah penyidikan (Sprindik)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Ketua Umum Partai
Demokrat Anas Urbaningrum disinyalir memang kesalahan KPK. Sebab,
institusi tindak kejahatan korupsi itu sepertinya terjerat janji politik di
Parlemen.
Pakar Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah, Khairul Huda
mengatakan, dalam beberapa kasus memang pimpinan KPK seperti terpecah
belah dalam setiap penetapan tersangka. Ini bisa terjadi karena dalam
mengusut satu kasus, KPK melakukannya berdasarkan kepentingan-
kepentingan politik tertentu.
Kata Khairul, pimpinan KPK ketika dipilih memiliki hutang politik kepada
para politisi di Senayan yang memilihnya. Sehingga membuat
pemberantasan korupsi pun dilakukan berdasarkan hutang politik dan
bukan berdasarkan alat bukti.
“Inilah kalau penegakan hukum dilakukan berdasarkan janji politik. Padahal
untuk menyelesaikan satu kasus harus didasarkan pada alat bukti dan
bukan janji para pimpinan KPK kepada politisi di Senayan itu. Makanya
tidak jarang KPK sering menabrak aturannya sendiri dan nyelonong saja
dalam upayanya menyelesaikan satu kasus,” kata Khairul, ketika dihubungi
wartawan, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
Misalnya, kata Khairul, kasus korupsi pembangunan pusat pelatihan dan
pendidikan olahraga, di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, yang diduga
melibatkan Anas Urbaningrum, institusi tindak kejahatan korupsi itu juga
terlihat kembali mengulangi kesalahan-kesalahan yang pernah dibuatnya
dengan melanggar standar operating procedure (SOP) yang mereka buat
sendiri. Dengan pelanggaran SOP ini maka semuanya pun menjadi simpang
siur dan tidak jelas sendiri untuk KPK.
”Seharusnya kan sprindik itu memang dikeluarkan setelah ada gelar
perkara. Tapi dalam kasus ini KPK berusaha melanggar aturan yang
dibuatnya sendiri yang bisa dilihat dari sprindik yang bocor itu. Ini kembali
mengulangi kasus serupa seperti kasus Bank Century yang langsung
menetapkan tersangka sebelum ada gelar perkara,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja mengakui
ikut memberikan paraf dan memberikan persetujuan untuk menjadikan
Ketua Umum PD,Anas Urbaningrum menjadi tersangka dalam kasus
Hambalang.Tapi Adnan kemudian membatalkan hal itu karena menurutnya
nilai gratifikasi itu dibawah Rp1 miliar.
"Untuk kasus Harrier sudah memenuhi unsur, tapi nilainya dibawah Rp1
miliar," kata Adnan, beberapa waktu lalu.
Sementara berdasarkan Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi (Tipikor), KPK menangani tindak pidana korupsi minimal Rp1 miliar.
Karenanya, Adnan menilai, penanganan kasus tersebut tidak berada di KPK.
"Levelnya bukan KPK," katanya. [mes]
Sumber: inilah.com
Menabung Emosi Bahagia, Ini Caranya...
KOMPAS.com - Umumnya manusia ingin bahagia dan mengejarnya dengan banyak cara. Tapi tak semua orang tahu bagaimana berbahagia dengan benar. Misal, masih ada orang yang beranggapan bahwa bahagia itu identik dengan kekayaan dan popularitas. Lalu dia kerja keras dsb, lalu kaya. Namun akhirnya tetap tidak menemukan kebahagiaan.
Itu keliru. Lihat saja tak sedikit konglomerat dan artis papan atas mati bunuh diri. Mereka hanya kaya nama dan harta tapi tetap miskin bahagia. Bahagia adalah emosi positif, yang kita perlukan sepanjang kehidupan, terutama di saat sulit dan situasi yang buruk. Perasaan bahagia dibentuk sejak kecil. Ditumbuhkan oleh kasih sayang orang tua, relasi yang baik dengan sesama dan iman yang sehat.
Emosi bahagia tumbuh karena melewati pelbagai pengalaman baik dan buruk, situasi positif- negatif secara SEIMBANG. Ya, bahagia adalah menikmati kesenangan dan penderitaan secara seimbang. Itu sebabnya mereka yang TERLALU dimanja saat kecil bisa bermasalah secara emosi di masa dewasa. Demikian juga anak-anak yang lebih banyak menderita karena perlakuan kasar Ayah atau ibunya.
Hidup bagaikan roda. Kadang di atas kadang di bawah. Begitulah ada waktunya kita senang, ada waktunya sedih. Ada waktu untuk untung, kadang malang. Ada waktu untuk mendapat, kadang kehilangan. Ya untuk segala sesuatu ada waktunya, kata Salomo. Tak selamanya orang menyukai kita, terkadang kita dibenci. Hari ini dipuji, eh besok orang yang sama bisa mencaci kita. Lebih menyakitkan lagi saat orang terdekat mengkhianati kita.
Tubuh kita tak selalu sehat, sewaktu-waktu bisa sakit. Adapula teman yang menderita hingga bertahun-tahun lamanya seperti Ayah penulis yang pernah menderita sakit nyaris 2 tahun. Begitulah. Hidup bagaikan cuaca, yang tak selalu panas terkadang ada musim hujan. Ringkasnya, bahagia adalah belajar menikmati kesenangan dan penderitaan secara seimbang. Orang bahagia itu di masa senang tidak lupa diri, dan di kondisi yang buruk tidak bersungut atau mengutuk.
Menabung emosi bahagia Jadi bagaimana caranya menabung emosi bahagia? Tetap tegar di masa sukar? Sebelum masa sulit, pengalaman pahit, atau sakit ini datang persiapkanlah diri. Seperti Nabi Yusuf yang bijak menyiapkan tujuh tahun masa kelaparan dengan menabung gandum di masa kelimpahan, kitapun perlu menabung emosi bahagia.
Seperti pepatah berkata, "sedia payung sebelum hujan". Atau anak-anak sejak kecil butuh imunisasi agar kebal saat penyakit menyerang. Maka kita pun perlu menabung emosi bahagia. Caranya? Ingat dan catatlah semua pengalaman positif: pengorbanan orang tua, kasih sayang guru, dan kebaikan sahabat. Indahnya diterima dan dihargai orang yang mencintai Kita. Serta pengalaman lainnya yang membuat hati kita senang dan emosi kita positif. Menghitung setiap berkat Tuhan. Selain mencatat emosi bahagia kita di sebuah buku harian atau komputer, "catat" juga di loh hati Anda dengan senantiasa bersyukur pada sang Ilahi.
Setelah ditulis, bagikanlah kebahagiaan itu. Dengan cara menceritakannya sesering mungkin, selagi ada kesempatan. Inilah cara terbaik menabung emosi bahagia. Moto Pelikan Indonesia dimana saya bekerja adalah: "bagikanlah penderitaanmu maka penderitaanmu akan berkurang, bagikanlah kebahagiaanmu maka kebahagiaanmu akan bertambah". Bila suatu ketika datang masa yang sulit, atau sakit menyerang, kita bisa menggunakan memori tadi untuk menguatkan diri. Kita tetap kuat, tidak mengeluh atau bersungut.
Saat kita sedih, kita mengambil "tabungan" emosi senang. Mengingat bahwa kita pernah senang dan seterusnya. Mengingat banyak orang yang (sudah) menyenangkan kita. Di saat kita malang, ditipu atau dirugikan orang, kita ambil "tabungan" keuntungan. Ya, kita pernah beruntung mendapat pemberian dan kebaikan orang yang sayang dengan kita. Bisnis kita pernah untung. Sesekali gagal atau rugi, wajarlah.
Bandul Hidup
Saya menganalogikan irama hidup kita di atas bagaikan "main ayunan" atau bandul. Siapa yang cakap mengayun ayunannya, akan bisa bergembira meski di saat susah. Masalah sebagian klien kami di ruang konseling ternyata bukan pada besar atau beratnya masalah. Tapi karena mereka tidak siap menghadapi masalah dalam hidup. Tidak ready menghadapi kemungkinan terburuk. Misalnya, pasangan yang akan menikah lebih banyak membayangkan indahnya pernikahan, tapi tak pernah belajar keterampilan menghadapi pelbagai masalah dalam perkawinan. Apakah itu penyakit, kekurangan ekonomi atau masalah anak dengan kebutuhan khusus.
Umumnya orangtua bahagia punya anak, tapi mereka tidak mempersiapkan skill dan mental jika anak mereka menghadapi masalah. Terkena adiksi narkoba misalnya. Sebagian orang malah sudah takut menghadapi masalah. Mereka menganggap kesulitan itu momok yang harus dihindari atau dijauhi. Padahal sikap terbaik, masalah itu dijalani atau dihadapi. Bukan dihindari atau lari dari masalah. Dalam konseling kami membantu klien memahami fakta kehidupan adalah berjuang. Hidup adalah perjuangan.
Kita harus berhenti dari sikap dan perilaku yang menyalahkan atau mengkambinghitamkan orang lain. Stop dari penyesalan diri atau menyalahkan diri sendiri. Lebih baik energi emosi dan pikiran dikerahkan untuk menghadapi masalah. Dengan pikiran jernih, kita mencari solusi bersama pasangan dan orang yang dipercaya. Semua orang punya masalah. Kesulitan tidak menunjukkan kita lemah. Tidak. Kesulitan yang DIA izinkan tidak bermaksud melemahkan, sebaliknya, mendewasakan. Membuat hidup seimbang dan lebih indah berwarna.
Semua tantangan hidup adalah pencobaan yang biasa atau lazim, tidak melebihi kekuatan kita. Tuhan tahu apa yang terbaik dan apa yang sanggup kita pikul. Kadang kita saja yang cenderung membesar-besarkan masalah; atau suka menyimpan atau lari daripada menghadapinya. Respon keliru inilah yang menjadikan beban hidup kita terasa berat. Kita juga perlu mengembangkan sikap optimis (beriman) dan berpengharapan, bahwa badai masalah pasti berlalu. Setiap masalah ada "wisuda"-nya. Bahkan bila Anda merasa "nasi sudah menjadi bubur", percayalah buburpun bisa dijadikan bubur ayam yang lezat. Bagi orang percaya, tragedi bisa menjadi "komedi" dan frustasi menjadi prestasi. Sikap terbaik seorang pemenang adalah selalu mengandalkan Tuhan.
Kehidupan seperti main ayunan. Ada sedih ada senang, kadang untun terkadang malang. Hidup seperti bandul yang sebentar ke kiri lalu bergerak ke kanan. Ayun saja, ikuti iramanya. Jangan fokus pada kesedihan. Ingat, kita pernah senang. Jangan fokus pada kelemahan pasangan, dia pun punya kelebihan. Ayun terus bandulmu, ya ayun saja agar berjalan seimbang. Anggap saja hidup ini seperti sebuah game yang asyik dan menarik, serta "bersenanglah". Belajar bersukacita dalam segala hal, dan ingat kita tidak sendiri.
Membawa Damai
Tabungan emosi bahagia bisa kita tingkatkan dengan mengembangkan jiwa pemaaf, alias cinta damai. Perhatikan Nasihat kuno ini, "Berbahagialah kamu yang membawa damai" masih relevan bagi kita. Prinsip hidup ini memberitahu kita cara berbahagia. Kita diminta mendistribusikan damai pada sesama. Terutama yang sedang tidak memiliki damai. Seorang pendamai memiliki jiwa pemaaf. Mereka cakap menjadi mediator bagi sesamanya yang sedang konflik. Tentu orang yang sedang tidak berdamai dengan dirinya sendiri tidak mungkin mampu mendistribusikan damai ini.
Sebaliknya ia berpotensi membuat orang lain merasa tidak damai alias kecewa. Mereka yang defisit rasa damai dan kasih, berpotensi menjadi pribadi yang rentan konflik. Meski TAHU berdamai itu baik dan MAU berdamai dengan sesama tapi dia tak akan MAMPU melakukannya. Hanya orang yang berdamai dengan Tuhan dan dirinya sendiri dapat membawa damai pada sesama. Buah membawa damai adalah kebahagiaan. Bahagia artinya menikmati kesenangan dan penderitaan secara seimbang. Kebahagiaan membuat seseorang stabil, punya daya tahan dan daya juang. Modal yang baik membangun karir dan keluarga.
Orang yang bahagia rela membayar harga demi kebahagiaan musuhnya. Sebaliknya, mereka yang tidak bahagia senang melihat orang lain (musuhnya) gagal dan menderita. Miskin empati. Orang yang tidak bahagia enggan melihat orang yang pernah melukainya bahagia. Ia (masih) menyimpan rasa iri dan marah. Sementara itu ada juga orang yang berpura-pura damai, bebas konflik. Mereka rela hidup MUNAFIK agar diterima sesamanya. Supaya dilihat sebagai pemaaf.
Rasa damai semu dan para pendamai palsu ini banyak disekitar kita. Orang bijak dapat membedakannya. Berbahagialah kamu yang membawa damai. Ya, kebahagiaan dimulai dengan cinta damai. Bahagia dimulai dengan memberi maaf. Karena mengampuni itu PINTU perdamaian dan kebahagiaan. Tapi sayangnya, pintu itu kecil dan sempit tidak bisa dimasuki tanpa membungkuk alias rendah hati. Terimakasih sudah membaca, komen dan vote.
sumber: http://health.kompas.com/read/2013/02/12/07555285/Menabung.Emosi.Bahagia..Ini.Caranya...
Jimly: KPK Harus Introspeksi Jika Benar 'Sprindik' Kasus Anas Bocor
Jakarta - - Dokumen draft sprindik (surat perintah dimulainya penyidikan) terkait kasus yang menimpa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum muncul di publik. Saat ini KPK sedang melakukan pemeriksaan apakah dokumen tersebut asli atau palsu.
"Kalau memang benar (asli), berarti ada masalah internal di KPK," ujar
pakar hukum tata negara, Jimly Asshiddiqie saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/2/2013).
Jimly menambahkan, KPK harus berbenah diri jika memang dokumen tersebut terbukti asli. Menurutnya, KPK adalah lembaga yang rawan dengan konflik serta tekanan eksternal.
"Namanya juga manusia. Apalagi lembaga yang punya kewenangan sangat menentukan. Ada saja usaha-usaha untuk mencari tahu apa yang ada di dalam," ujar Jimly.
Menurutnya, ancaman eksternal kepada lembaga hukum seperti KPK tidak akan pernah berhenti. Sehingga KPK perlu melakukan introspeksi secara terus menerus untuk menghadapi hal tersebut.
"Ini harus dianggap serius," tambah Jimly.
Ia mengatakan, saat ini Indonesia sedang mengalami masalah kelembagaan. Semua lembaga hukum sedang menghadapi problem internal sendiri.
"Maka yang perlu, di mana kita mengadakan perubahan besar-besaran. Saatnya kita menata kembali sistem birokrasi negara," tuturnya.
Menurut Jimly, ini adalah soal penataan kelembagaan. Tidak hanya sekedar administrasi. "Supaya negara kita bisa berfungsi sesuai kelembagaannya," pungkas Jimly
Sumber: http://news.detik.com/read/2013/02/12/081435/2167448/10/jimly-kpk-harus-introspeksi-jika-benar-sprindik-kasus-anas-bocor?9922032
"Konspirasi Metro TV", testimoni mantan wartawan dan penulis Editorial Media Indonesia
JAKARTA ( Arrahmah.com ) - Seorang
mantan Wartawan & Penulis Editorial
Media Indonesia Edy A.Effendi
memberikan testimoninya selama
bekerja di stasiun Metro TV, terkait
isu Rohis sebagai tempat rekrutmen
teroris dan isu-isu yang menyudutkan
Islam melalui kultwitnya di akun
twitter @eae18. Berikut testimoninya.
1. Ini terkait berita Metro TV yg
menyudutkan sekolah umum jd
sarang teroris. media hrs
obyektif. itu hak publik.
2. sdh untuk kesekian kali @
Metro_TV n Media Indonesia
menyudutkan Islam. Sdh
berkali2 juga disomasi n
diprotes tp tak kapok.
3. bnyk berita yg diprotes n
disomasi tp mrk bergeming. Sy
akan paparkan bebrapa fakta
bkn krn sy benci agama lain.
4. bg sy agama adlh hak
individu.sy hny ingin melihat
media massa jgn jd alat
menikam agama lain. hrs
dibebaskan..
5. ..media massa hrs dibebaskan
dr kepentingan agama. media
massa bertugas mereportase isu
warga. bkn mendistorsi.
6. pada era 2000-an, di mana sy
bekerja di Media Indonesia, ada
empat sekawan yg berperan
dlm soal isu agama.
7. Andy F Noya, Saur Hutabarat,
Elman Saragih n Laurens Tato,
kebetulan mrk non muslim n
pengendali media grup.
8. 4 petinggi inlah yg punya peran
pnting mngakses berita.Surya
Paloh tk tahu mnahu.SP jg tk
tahu kl bbrpa x dsomasi.
9. sbg mantan penulis editorial, sy
tahu persis, bgaimana berita
dimainan.sy protes soal
rekruitmen yg berbau SARA.
10. rekruitmen reporter sngat
berbau SARA. Di rapat besar, sy
protes ke Elman..
11. rekruitmen reporter yg diterima
bnyk non muslim? Elman
kaget.Dia blg sepanjang sy kerja
di media baru kali ini dikritisi
soal ini.
12. jk ada 6 reporter yg diterima,
komposisinya, 2 Protestan, 2
Katolik, 2 Islam. Ini fakta bkn
fiksi. saksi bnyk.
13. desk redaksi yg strategis pn
ditempati non muslim.polkam,
metropolitan n mingguan.di
SDM n level asred eks sama.
14. akhirnya sy masuk tim seleksi
reporter. ujung2nya di HRD
dijegal jg.Taufiqulhadi pnh
protes jg soal rekruitmen.
15. meski saur n andi tak aktif lg tp
msh jd berdiri di balik layar.knp
tak tegas saja, Media Grup anti
Islam.
16. ada puluhan wartawan senior n
yunior keluar. alsan utamanya
terkait manipulasi jamsostek dr
1995-2005.
17. sy keluar, lbh bnyk soal SARA n
sikap diskriminasi elit.sy sdh
bicara di Kenduri Cinta Cak
Nun, TIM akhir 2007.
18. Wahai pejuang anti SARA, knp
kalian bungkam? Takut tak
diekspos? Tak populer? Kalian
sangat diskriminatif.
19. ketika menyudutkan demo PKS.
Elman di editorial pagi Metro
bln yg demo anti AS tak
beradab dan bodoh.
20. pernah jg soal editorial yang
menghina umat Islam Palestina.
Umat Islam Ind tak perlu bela
Palestin. penulisnya Laurens
Tato.
21. jd kl ada demo PKS meski sngat
massif tak boleh dipajang di hal
1.
22. pernah PKS demo besar-
besaran memrotes Bill Clinton
ke Indoesia. Pas rapat redaksi,
Yohanes Widad, asredpel,
meminta foto jgn dipasang hal
1.
23. mrk tak suka PKS.
24. Elman Saragih pernah sy
tunjuk2 mukany di Lobby 2
Metro TV krn soal SARA. Badan
gede nyali kecil. Husen H saksi.
25. jadi JANGAN HARAP ada berita
yg FAIR dr METRO TV jk bicara
soal ISLAM. Sy tak benci
Kristen tp benci konspirasi.
26. Bagi sy, Islam, Kristen, Hindu,
Buddha, Syiah, Ahmadiyah, itu
hak privat. Tp berita yg obyektif
itu, hak publik.
27. SEKALI lagi bg pejuang anti
SARA, knp kallian bungkam?
Kalian serang isu SARA hny krn
kepentingan politik?
28. Sekali lg, sy tak benci Kristen.
Sy melawan media dijadikan
mainan berbau SARA.
Bersikaplah fair n obyektif.
29. Sy skdar ingatkan ke kawan2 sy,
@ulil @fadjroel @TodungLubis,
apa arti SARA n toleransi?
kalian bungkam!
30. Mana @RatnaSpaet yang sok
pejuang anti SARA. Apa kejadian
di media grup bkn SARA?
31. di sini bkn soal damai atau tak
damai tp media itu hrs obyetif.
bkn lakukan diskriminasi.
32. sy penulis terbaik editorial
gelombang dua n kebetulan dpt
beasiswa menulis di AS.
33. Scr kbtulan sy penulis terbaik
editorial gelombang 2, setelah 3
hari masuk pelatihan. Jd ada
alsan sy bicara #BeritaMetroTV.
34. sy dulu di Media Indonesia. Tp
Metro TV n MI satu kantor dan
selalu kerja sama pemberitaan.
35. Sdh lama, sy siap lahir batin
melawan Elman cs. Kultwit sy
soal Media Grup bkn dendam
atau apapn. Tp ulah mereka sdh
di luar batas.
*sumber: https://twitter.com/eae18
(bilal/pkspiyungan.org/
arrahmah.com )
PKS Menangi Pertarungan Politik di Media Sosial
dakwatuna.com - Hiruk pikuk prahara
politik nasional menjadi isu utama media
di Indonesia, khususnya media online.
Media online memiliki peran sangat
penting bagi penyebaran berita karena
bisa melakukan update secara cepat dan
mudah diakses pengguna internet.
Prahara politik yang mengguncang
republik ini dimanfaatkan secara
maksimal awak media menaikkan jumlah
kunjungan warga pengguna internet
mampir dan berbagi berita dari situs
berita online mereka.
Tak hanya portal berita, pengguna media
sosial juga berpacu meng-update konten
akunnya. Pengguna media sosial seperti
Facebook dan Twitter secara berulang
dan berantai melakukan penyebaran
berita hangat terkait prahara politik
secara massif dan cepat. Demikian pula
dengan blogger, dengan cepat mengutip
atau sekedar meng-copast berita “panas”
dari media online untuk menaikkan
kunjungan ke “lapak” nya.
Prahara politik yang masih hangat di
media saat ini masih berkisar pada
dugaan kasus suap kuota daging impor
yang menerjang politisi Partai Keadilan
Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq.
Kasus ini mengguncang banyak kalangan
dan akhirnya beramai-ramai menngikuti
perkembangan. Ada yang mengikuti
perkembangan berita kasus dugaan suap
impor daging ini secara pasif dengan
hanya membaca namun ada pula yang
sangat aktif dengan cara share,
berkomentar atau memposting
analisanya di blog sosial. Tak terkecuali
di Kompasiana, pemberitaan dan opini
tentang dugaan kasus suap ini melejit
mendominasi tulisan para pearta warga
yang dikenal dengan Kompasianer.
Hampir sepekan ini, sejak penangkapan
LHI oleh KPK, berita yang nangkring di
Headline dan Trending Article selalu
dihuni artikel dengan tema LHI, PKS atau
impor daging.
Bagaimana konfigurasi data yang
tersebar di media sosial terkait panasnya
iklim poltik yang jadi perbincangan
khalayak ramai ini? Saya mencoba
menyodorkan beberapa data yang
diambil dari situs politicawave.com. Situs
ini cukup lengkap menyajikan statistik
pengguna internet yang
memperbincangkant tema politik. Di
politicawave, Anda dapat melihat, sejauh
mana unique user (pengguna internet)
memperbincangkan sebuah topik (brand)
di media sosial. Di politicawave juga
ditampilkan grafik yang tentang sejauh
mananetizen (warga pengguna media
sosial) memanfaatkan isu atau brand
untuk melakukan share ke media sosial.
Pengertian istilah-istilah dalam grafik bisa
disimak di sini .
Sejak ditangkapnya LHI oleh KPK tanggal
30 Januari 2012, trend perbincangan
tentang PKS melonjak tajam di media
sosial hingga hampir menembus 80.000
buzz (jumlah pesan yang disebarkan).
Artinya PKS diperbincangkan di media
sosial hampir sebanyak 1500 kali/menit.
Ini hampir mendekati angka survei yang
dilakukan oleh Win and Wise
Communicationyang menemukan bahwa
percakapan tentang PKS oleh warga di
sosial media mencapai angka 1700
percakapan/menit. ( Baca beritanya di
sini)
Trend of Awareness dan Candidate
Electability parpol (6/2/2013)
Dari Grafik yang dipublikasi oleh
politicawave tanggal 6/2/2013, tercatat
Trend of Awarenes (TA) terbanyak
diduduki oleh PKS kemudian disusul oleh
PD (Partai Demokrat). Angka TA
meluncur ke bawah seiring upaya PKS
melalukan upaya perbaikan citranya
melalui konsolidasi serta pergantian
pengurus di tingkat pusat dan di DPR RI.
Melonjaknya perbincangan PKS di media
sosial juga berimbas pada Sentimen
Index (SI) yang juga meningkat. PKS
memiliki SI yang negative lebih besar
dibandingkan PD dan partai lainya.
Share of Awareness dan Share of Citizen
parpol (6/2/2013)
Dari Share of Awarenes (SA) dan Share
of Citizen (SC), PKS mendominasi angka
tertinggi. Ini sangat wajar mengingat
topik perbincangan media tak henti-
hentinya mengangkat kasus LHI dan
sosok PKS di media sosial. PKS dan PD
tetap menempati urutan pertama dalam
tampilan grafik SA dan SC. Demikian
juga, data Media Trend yang berasal dari
FB dan Twitter, pengiriman pesan
tentang PKS menempati jumlah terbesar
yang mencapai sekitar 250.000 Buzz.
Media Trend parpol (6/2/2013)
Nampaknya, angka-angka dari grafik di
policawave akan sangat dinamis
menyesuaikan isu perbincangan di media
sosial. Buktinya hari ini (7/2/2013),
angka TA, SI dan SC didominasi oleh PD.
Naiknya peringakt PD pada tiga
parameter tersebut diduga terkait
dengan isu gonjang-ganjing di internal
kepengurusan pusat PD dan pernyataan
SBY terkait isu pajak keluarga istana.
Menariknya lagi, politicawave juga
memantau asal media yang
“mempromosikan” topik perbincangan
yang terkait partai politik. Simak saja list
atau daftar media (blog) yang menjadi
active user dari perbincangan terkait
partai politik tertentu beserta jumlah
topiknya. Bahkan di situs ini juga
ditampilkan sebaran spesial per provinsi,
parpol mana yang mendominasi
perbincangan berdasarkan wilayah
provinsi di Indonesia. Hasilnya, PKS tak
pernah keluar dari posisi 3 besar. Partai
lain yang cukup besar prosentasenya di
beberapa provinsi yaitu PD dan Golkar,
Nasdem dan Gerindra. Penasaran?
Silahkan Anda klik area provinsi yang ada
di kotak “Maps” di politicawave.com
(Gambar paling atas). Anda bisa
mendapatkan angka prosentase masing-
masing parpol yang menjadi atribut di
area propvinsi tersebut yang
menunjukkan seberapa sering mereka
menjadi bahan perbincangan.
Active users (Blog) yang mengirimkan
pesan parpol (6/2/2013)
Bagi saya, publikasi di politicawave bisa
menjadi salah satu input bagi parpol
untuk merencanakan strategi ke depan,
khususnya bagi parpol yang memang
kurang “populer” di media sosial atau
sangat populer namun dengan Sentimen
Negative yang masih tinggi. PKS
misalnya, yang merajai pemberitaan di
Media Sosial, bisa mengatur strategi
untuk memperbaiki citra, melakukan
konsolidasi organisasi dan penguatan
kadernya menghadapi terjangan isu yang
negatif di media.
Ya, prahara politik PKS bisa jadi bukti,
bagaimana media sosial mengalami lalu
lintas yang ramai oleh perbincangan
politik yang membuat banyak orang bisa
terbuka untuk membedah sisi PKS dari
seluruh penjuru angin. Baik pengkritik
maupun pendukung PKS di Media Sosial,
terlihat secara massif mengirimkan
pesan atau isu melalui media sosial, yang
membuat PKS dan kasusnya menjadi
topic terpopuler.
Media sosial saat ini menjadi
penyeimbang bagi media massa yang
mendominasi isu pemberitaan yang
muncul di masyarakat seperi TV, Koran,
Majalah, Radio dan Tabloid. Media sosial
mampu menjadi penyeimbang isu negatif
bagi kelompok atau topik perbincangan
yang santer di media konvensional.
Mengutip pernyataan Guru Besar Ilmu
Komunikasi Universitas Katolik Atma
Jayakarta, Alois A Nugroho yang dimuat
di Harian Kompas hari ini (7/2/2013), di
halaman dua, mengungkapkan bahwa
untuk mengimbangi tirani informasi yang
muncul menjelang dan selama
pelaksanaan pemilu 2014, masyarakat
diminta menggunakan media sosial
sebagai alat penyebaran informasi
pembanding.
“Bisa dikatakan informasi di media sosial
bisa dipakai untuk mengimbangi
pemberitaan media massa.,” kata Alois.
Dia menambahkan, komunikasi lewat
media sosial juga bisa menghimpun
gerakan civil society dalam isu tertentu.
“Tapi harus diingat, gerakan melalui
media sosial hanya bisa efektif jika diikuti
dengan gerakan offline.” Ungkapnya.
Semua parpol perlu melihat fenomena
sosial yang ada di media sosial untuk
berkaca diri dan mengatur strategi, Tak
semua kejadian buruk yang menimpa
parpol akan serta merta menjatuhkan
parpol itu dalam seketika. Apakah
fenomena Partai Golkar yang diterjang
skandal korupsi ketua umumnya namun
bisa menjadi pemenang di pemilu 2004
akan terjadi kembali? Kita tunggu saja
pemilu tahun 2014.[]
*http://media.kompasiana.com/new-
media/2013/02/07/pertarungan-politik-
di-media-sosial-pks-
pemenangnya-531661.html
Wahdah Islamiyah: PKS Jangan Mengulang Pola Lama yang Bingungkan Umat
Hidayatullah.com-- Tuduhan korupsi
yang menimpa salah satu kader
Partai Keadilan Sejahtera (PKS),
Hasan Luthfi Ishaaq (LHI) mendapat
perhatian dari ormas Islam Wahdah
Islamiyah. Menurut Ketua Umum
Wahdah Islamiyah, Zaytun Rasmin,
PKS harus benar-benar menjadikan
momen ini untuk berbenah diri.
"Niat saja tidak cukup untuk
membenahi umat, ia harus didukung
dengan amal sholeh yang benar,"
jelasnya kepada hidayatullah.com
belum lama ini.
Zaytun berharap, PKS juga tidak
mengulangi pola-pola lama yang bisa
membingungkan umat. Lelaki asli
Makassar ini menjelaskan bahwa
perlu adanya recovery strategi bagi
partai Islam, secara khusus PKS agar
bisa merebut simpati umat.
Menurutnya, sebelum ini banyak
umat Islam antipati terhadap partai
Islam bukan sekedar karena masalah
haram atau tidaknya demokrasi, tapi
lebih dari itu ada krisis kepercayaan
yang serius di akar rumput umat
Islam yang harus segera diobati.
"Ini jadi pekerjaam rumah bersama
semua elemen umat," tegasnya.
Ia sendiri menyatakan bahwa
Wahdah Islamiyah siapa melakukan
konsolidasi tingkat ulama.
Konsolidasi itu diharapkan bisa
menyatukan persepsi dari visi misi
keumatan untuk memenangkan
kepentingan Islam di pemilu 2014.
"Wahdah Islamiyah siap melakukan
sinergi selama sinergi itu memang
jelas untuk memperjuangkan
kepentingan syariat," tambahnya
lagi.*
Usai Pidato Anis Matta, Tokoh Masyarakat Ini Masuk PKS Tinggalkan PNS
"Musibah" yang menimpa Partai Keadilan
Sejahtera (PKS), ternyata mendatangkan simpati berbagai pihak. Seorang
tokoh masyarakat Majene yang berprofesi sebagai dosen dan pengusaha,
menyatakan siap meninggalkan PNS untuk bergabung dengan PKS.Haji Andi SM dan istrinya menonton pidato politik Presiden PKS Anis Matta, Jum'at (1/1) lalu. "Bagaimana kalo ayah masuk PKS saja dan tinggalkan PNS?" tanya sang istri. Sebelum genap 48 jam, Haji Andi langsung menemui pengurus DPD PKS Majene. Selain menyatakan keinginannya masuk PKS, ia juga menyatakan kesiapannya untuk menginfakkan delapan unit motor dan sebuah mobil kepada Partai Islam itu. Ia juga mempersilakan pengurus DPD untuk memakai rumahnya sebagai kantor DPD.
Selain di Majene, dukungan kepada PKS juga mengalir di sejumlah daerah lainnya. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ibu menelepon staf Bidang Humas DPW Jawa Barat. Ia menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota PKS. Ketika ditanya, "Kok...dalam gonjang-ganjing begini?" Dia menjawab, "Saya tidak terpengaruh. Saya tahu PKS!".
Di Yogyakarta, seorang ulama menyatakan diri bergabung dengan PKS. Meskipun selama ini ia dikenal cenderung negatif menyikapi PKS, tetapi ia tidak rela partai Islam difitnah. [IK/bsb]
link darurat
Aplikasi Crystaldiskinfo dapat diunduh melalui tautan berikut: https://sourceforge.net/projects/crystaldiskinfo/files/9.8.0/CrystalDiskInfo9...
-
Tarhib Ramadhan adalah tradisi menyambut bulan suci dengan sukacita, persiapan spiritual, dan mental agar siap menjalani ibadah ...
-
Published with Blogger-droid v2.0.10
-
Persaudaraan (ukhuwwah islāmiyyah) adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman. Ia tidak sekadar hubungan sosial, tetapi...