🍂Puisi Terakhir WS.Rendra🎭

Hidup itu seperti UAP, yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap ! Ketika Orang memuji MILIKKU, aku berkata bahwa ini HANYA TITIPAN saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA.

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
"MENGAPA DIA  menitipkannya kepadaku?"
"UNTUK APA DIA menitipkan semuanya kepadaku?"
Dan kalau bukan milikku, apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
kusebut itu MUSIBAH,
kusebut itu UJIAN,
kusebut itu PETAKA,
kusebut itu apa saja ...
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah DERITA

Ketika aku berdo'a, kuminta titipan yang cocok dengan KEBUTUHAN DUNIAWI,
Aku ingin lebih banyak HARTA,
Aku ingin lebih banyak MOBIL,
Aku ingin lebih banyak RUMAH,
Aku ingin lebih banyak POPULARITAS,
Dan kutolak SAKIT,
Kutolak KEMISKINAN,
Seolah semua DERITA adalah hukuman bagiku.

Seolah KEADILAN dan KASIH-NYA, harus berjalan seperti penyelesaian matematika dan sesuai dengan kehendakku.
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku.

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan DIA seolah "Mitra Dagang" ku dan bukan sebagai "Kekasih"!
Kuminta DIA membalas “perlakuan baikku” dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku.

YA ALLAH

Padahal setiap hari kuucapkan,
“Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU ya ALLAH, AMPUNI AKU, YA ALLAH.

Mulai hari ini, ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur dalam setiap keadaan dan menjadi bijaksana, mau menuruti kehendakMU saja ya ALLAH,
Sebab aku yakin ENGKAU akan memberikan anugerah dalam hidupku,
KEHENDAKMU adalah yang ter BAIK bagiku.😊🌾🌍


POTONG SAJA KAKIKU...

Tadarus Alquran Siswa



Seorang wanita berusia lbh dr 80 th bernama Fatimah tinggal di Bintaro berbagi kisahnya di majlis kami.

"Kedua kakiku membusuk, dan para dokter tidak tahu pasti apa penyebabnya. Mrk hny bs menduga-duga, dan opini ttg penyakitku berbeda2... Rasa sakit yg tak tertahankan membuatku putus asa dan sering aku berkata: "Potong saja kakiku ini..." Jelas Fatimah.

Namun Allah Swt masih sayang kpd Fatimah. Seorg ustadz asal Demak datang menjenguk, lalu menyarankan Fatimah utk menjalankan TERAPI AL QURAN.

Dalam keputus-asaan, Fatimah menjalankan terapi itu. Sang Ustadz stp hari datang ke rumahnya. Membimbing Fatimah membaca Al Quran sesuai makhraj & tajwid. Meski kondisi sakit dan nafas tersengal2, sang Ustadz berkeras agr Fatimah membaca dlm jumlah yg banyak. Tak terasa, 2 juz lbh stp hari ia baca Kalamullah, Al Quran.

Subhanallah..., saya bersaksi nenek Fatimah berusia 82 th itu menunjukkan kpd saya kedua kakinya. Silakan bapak lihat kaki ini... Keduanya pulih sehat kembali tnp meninggalkan bekas sedikit pun.

Inilah TERAPI TILAWAH AL QURAN yang mendatangkan rahmat Allah Swt dan kesembuhan dari-Nya.

"Dan Kami turunkan dari sebagian Al Quran apa yg menjadi obat (penawar) dan rahmat bg kaum yg beriman" (QS. 17:82)

Sobat, apakah yg masih membuatmu ragu terhadap Al Quran?!

Wassalam,

Bobby Herwibowo

Sumber: Group WA odoj 602


Imam Ghazali membuat penjelasan tentang rahasia batin puasa

Imam Ghazali membuat penjelasan tentang rahasia batin puasa, beliau berkata :  الفصل الثاني في أسرار الصوم وشروطه الباطنة  اعلم ...