Imam Ghozali dalam Mukadimah kitab Bidayatul Hidayah mengingatkan kita akan tujuan dan niatan yg salah dalam belajar atau sebuah proses pendidikan yang sesungguhnya. Beliau berkata:
"Ketahuilah Wahai saudaraku yang sangat berminat dan mempunyai perhatian dalam mencari ilmu, yang berhasil menunjukkan cita-cita yang tinggi rasa sangat dahaga terhadap ilmu pengetahuan, Seandainya engkau berniat dengan mencari ilmu ini untuk berlumba-lumba dan mendapatkan kemegahan dan terkemuka dikalangan kawan-kawan dan untuk menarik perhatian orang ramai terhadap dirimu dan menghimpunkan akan kekayaan dunia, maka sebenamya engkau telah berusaha menghancurkan agamamu dan membinasakan dirimu sendiri dan menjual akhiratmu untuk mendapatkan harta dunia, maka penjualanmu adalah rugi dan perniagaanmu porak-peranda dan
guru yang mengajarmu adalah ikut berbuat maksiat dan ia juga merugi Ketika ini guru yang mengajarmu itu laksana seorang yang menjual pedang kepada perampok karena dianggap bersekutu dalam melakukan maksiat tersebut".
Beliau juga meluruskan bagaimana seharus seseorang harus meniatkan untuk belajar:
"Dan jikalau niatmu di dalam mencari ilmu itu untuk mencari keredhaan Allah dan mencari hidayah, bukan semata-mata untuk pandai berbicara maka hendaklah engkau bergembira, karena para malaikat telah mengembangkan sayapnya apabila engkau berjalan dan ikan yang ada di dalam laut semuanya meminta ampun bagimu apabila engkau berjalan".
Ternyata nilai yang tinggi dari PAT juga bukan tujuan final dari proses pendidikan kita. Itu hanya alat untuk memotivasi siswa belajar dan twntu mengukur sejauh mana materi yang disampaikan dalam proses belajar bisa ditangkap siswa 🤭🤭🤭.
#Restartingpendidikan
Sayangan, 18 Juni 2021
By Abu Furqon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar