Said Hawwa dalam Tazkiyatun Nafs menjelaskan tentang adab murid terhadap guru. Salah satu hal yang sangat dipentingkan adalah tidak bersikap sombong terhadap guru. Beliau menjelaskan bahwa bahwa ketundukan seorang murid terhadap guru diumpamakan laksana pasien yang tak berilmu bersikap patuh pada dokter yang penuh kasih sayang dan mahir.
Diantara bentuk kesombongan murid adalah tidak mau mengambil ilmu kecuali dari guru yang tenar. Padahal ilmu ibarat barang berharga milik umat Islam yang hilang. Maka ia harus memungutnya dimanapun ia menemukan.
Maka orang yang merasa tinggi tidak akan pernah mendapatkan ilmu. Dikatakan:
Ilmu enggan terhadap pemuda yang congkak, seperti banjir yang enggan naik ke tempat yang tinggi.
Ilmu tidak akan bisa didapat kecuali dengan tawadhu' dan menggunakan konsetrasi/mau mendengarkan. Dan diantara bentuk ketawadhuan seorang murid adalah tidak mengeraskan suara yang melebihi suara guru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar