Dunia Pendidikan, Siapkah Bersahabat dengan AI?


Kecerdasan buatan, menjadi sebuah fenomena baru di dunia IT. Kemunculannya akan banyak merubah banyak hal. Termasuk juga di dunia pendidikan. Maka setiap guru dituntut untuk mensikapi dan beradaptasi dengan kemunculannya. Bagaimana pemanfaatan AI atau kecerdasan buatan bagi dunia pendidiikan? berikut ini kami kutipkan dari akupintar.id tentang 4 pemanfaatan AI bagi dunia pendidikan. 

Pada dasarnya, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pendidikan adalah dengan memberikan peluang bagi siswa untuk menyerap pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensinya masing-masing. Personalisasi pembelajaran seperti ini memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan tingkat kemampuan dan kecepatan belajarnya sendiri.

Bagaimana kaitannya antara personalisasi dan penerapan AI dalam kegiatanpembelajaran? Pertama-tama, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) mengumpulkan dan menganalisis data tentang kebutuhan, preferensi, dan kemajuan individu siswa. Berdasarkan informasi yang diperolehnya, kecerdasan buatan (AI) kemudian menyediakan pengalaman pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. Di sinilah kita dapat memetik manfaat AI dalam merancang kegiatan pembelajaran bagi siswa, Guru Pintar.

Baik bagi siswa maupun guru, AI merupakan teknologi pendidikan untuk memudahkan pembelajaran. Dalam tulisannya mengenai peran Artificial Intelligence dalam pendidikan, Lukman Hakim, Fungsional PTP Direktorat PPG, mengulas empat peran AI dalam pembelajaran.

 

1. Mentor Virtual

Mentor visual merujuk pada penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang bertindak sebagai mentor atau pembimbing virtual bagi siswa. Bertindak sebagai asisten belajar yang interaktif dan adaptif, kecerdasan buatan ini membantu siswa memahami materi belajar, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan prestasi belajar melalui gambar, grafik, animasi, atau video.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, kecerdasan buatan (AI) memanfaatkan algoritma pembelajaran mesin dan analisis data untuk mengenali kebutuhan individu siswa, kemudian menyediakan materi yang sesuai dengan tingkat pemahaman dan gaya belajarnya masing-masing. Misalnya, saat siswa kesulitan memahami materi matematika, mentor visual akan menghasilkan grafik atau diagram yang menunjukkan langkah-langkah yang benar dalam menyelesaikan soal matematika. Mentor visual AI juga dapat memberikan umpan balik secara real-time berdasarkan respons siswa terhadap tugas atau latihan yang diberikan.

 

2. Voice Assistant

Voice assistant merupakan penerapan Artificial Intelligence melalui pengenalan suara dan pemrosesan bahasa. Cara kerja kecerdasan buatan ini adalah dengan memahami perintah suara dan lantas memberikan respons yang sesuai.

Voice assistant mendukung pembelajaran dengan menerima instruksi, menjawab pertanyaan, memberikan penjelasan, maupun memberikan informasi terkait materi belajar melalui suara. Voice assistant dapat memberikan penjelasan secara verbal tentang konsep-konsep yang kompleks atau memberikan informasi tambahan terkait materi belajar. Siswa dapat mengajukan pertanyaan secara verbal juga, dan mendapatkan respons langsung dari voice assistant AI.

Teknologi AI (Artificial Intelligence) merupakan teknologi yang hadir pada generasi yang tech savvy. Gen Z maupun Alpha takkan mengalami kesulitan yang berarti saat menggunakan voice assistant untuk, misalnya, mengerjakan PR atau mengatur jadwal harian.

 

3. Smart Content

Salah satu manfaat kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan adalah untuk menciptakan dan menghadirkan konten pembelajaran yang cerdas, adaptif, dan disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa. Agar dapat menghasilkan konten pembelajaran yang memenuhi kriteria tersebut, tugas kecerdasan buatan adalah mengumpulkan, menganalisis, dan memproses data mengenai siswa, seperti profil belajarnya, preferensinya, kemajuan belajarnya, hingga kebutuhan belajarnya. Berdasarkan data tersebut, kecerdasan buatan (AI) akan menghasilkan konten pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap siswa (smart content).

Tak hanya bersifat personal, smart content juga mampu menawarkan pembelajaran yang interaktif, memberikan umpan balik, maupun memantau perkembangan belajar siswa. Bahkan, peran AI dalam pembelajaran juga mencakup rekomendasi materi belajar yang dapat meningkatkan pemahaman siswa.

 

4. Presentation Translator

Ulasan terakhir mengenai peran Artificial Intelligence dalam pendidikan adalah presentation translator. Teknologi pendidikan ini memanfaatkan pemrosesan bahasa dan teknik pemodelan bahasa untuk mengenali ucapan pembicara dan menerjemahkannya secara otomatis.

Tujuan Artificial Intelligence ini adalah untuk membantu komunikasi dan pemahaman antara pembicara dan audiens yang menggunakan bahasa yang berbeda. Pemanfaatan AI ini memungkinkan kita untuk menyampaikan materi pelajaran dalam bahasa kita sendiri, sementara audiens atau siswa yang berbicara dalam bahasa yang berbeda dapat mengikuti kelas/pelajaran melalui terjemahan real-time.

Dari uraian di atas, kita bisa tiba pada simpulan bahwa AI merupakan teknologi pendidikan untuk memudahkan pembelajaran. Presentation translator, misalnya, dapat meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas pembelajaran, mengatasi hambatan bahasa, dan memungkinkan komunikasi yang lebih efektif antara guru dan siswa multibahasa dalam konteks pendidikan global.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imam Ghazali membuat penjelasan tentang rahasia batin puasa

Imam Ghazali membuat penjelasan tentang rahasia batin puasa, beliau berkata :  الفصل الثاني في أسرار الصوم وشروطه الباطنة  اعلم ...